Monday, December 28, 2009

salam kepada ada,

keputusan pemecahan halaqoh memang sesuatu yang penat dan perit untuk dilakukan, tak mudah, tetapi itulah pelayaran sebuah kapal dakwah terus melaju, terus ke hadapan
Allah pernah bertanya,


Alif, Laam, Miim. Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: “Kami beriman”, sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cubaan)? Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu daripada mereka, maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang diketahui Allah tentang orang-orang yang sebenar-benarnya beriman, dan nyata pula apa yang diketahuiNya tentang orang-orang yang berdusta. (al-ankabut:1-3)

teringat juga kisah Khalid b Walid dilucutkan jawatan sebagai panglima perang yang mana setiap kali peperangan yang dipimpin oleh beliau tidak pernah kalah, namun Allah mengkehendaki agar positionnya sebagai panglima perang digantikan oleh seorang pemuda yang hanya belasan tahun dan tidak pernah mengetetuai peperangan. namun apa jawapannya,...dia redha dia malah lebih bertambah amalnya dengan membantu penglima muda tadi.

bagi seorang dai'ilallah,
berada di posisi mana tidak pernah menjadi tujuan
tidak pernah mempedulikan pandangan manusia

namun bagi seorang dai'ilallah,
di mana dia berdiri di situ akan tumbuhnya ladang dakwah
di mana langit dijunjung di situ akan turunnya hujan rahmat
sentiasa memperdulikan apa pandangan Allah padanya

bagi seorang dai' illallah juga,
setiap detik masanya adalah ruang dan peluang Allah berikan untukNya lebih bertaqarrub padaNya
setiap kejadian menimpanya adalah ruang dan peluang Allah hadirkan padanya untuk lebih rintih dan merayu padaNya agar cinta si hamba kepada tuhannya lebih memuncak
dan setiap perkara yang berlaku padaNya adalah cerminan padanya untuk terus memuhasabah diri agar tetap kembali jika tersalah laluan

tiada sesuatu yang terjadi tanpa hikmahNya, tiada sesuatu yang berlaku tanpa izinNya, tiada sesuatu yang berlaku tanpa cintaNya....

tetap terus bertahanlah...
walau jasadmu terluka
namun iman tidak pernah tergoyang...

akak sentiasa mendoakan ada agar tetap sabar dan lebih baik. ingat berada dalam jalan dakwah memerlukan kita yang memenuhi tuntutannya, bukanlah dakwah memenuhi tuntutan kita.afwan ya ada jika akak banyak melakukan kesalahan dan melukakan hati ada.

jika ada rindu halaqoh kita dulu..
adakah ada rasa akak tidak merinduinya? siang malam akak memikirkan apa yang perlu akak lakukan untuk antunna, namun bagi seorang ibu, walaupun suntikan imun itu sakit, pedih, dan mengalirkan air mata....namun jauh di hadapan harapannya agar anaknya mendapat imun untuk menahan virus-virus mendatang dan agar ia selamat dan terus membesar sebagai anak yang mulia di sisi Allah...

-email balasan dari murabbi lama ku...-
menangis lagi hati ini... oh tuhan~ pulihkan ku ! :(

0 comments: