Sunday, August 15, 2010

RABIUL AWAL 0010 HIJRAH, & RAMADHAN 1431H

RABIUL AWAL 0010 HIJRAH,

Hari itu suasana Kota Madinahtul Munawarah, kota cahaya sang pencinta menjadi tegang... ...
keheningan yang berat itu benar- benar menyesakkan dada...
sehingga setiap tarikan nafas bagaikan udara kesat yang mendera jiwa...pada terbit mentari yang pilu, debu-debu pasir yang berterbangan memberikan suasana terik terasa bertambah perit....

Dari kamar itu...di atas pangkuan Aishahal-Humairah...
ruh mulia yang dikasihi Allah...akhirnya terbang pergi menuju kepada Tuhannya....

menyempurnakan tugas sebagai utusan Allah....
penuh ketenangan...
penuh kemenangan....
Dan.....
para sahabat tidak terdaya lagi membendung kesedihan....
yang menyelubungi jiwa.....
yang terlalu cintanya kepada Kekasih Allah...
yang terlalu rindunya akan setiap pertemuan dengan kekasih Allah...

Ali terduduk kehibaan.....

Uthman bagai anak kecil yang kebingungan didera perpisahan....

Abu Bakar...memeluk erat tubuh kaku baginda Rasul....

Kelu lidah Bilal untuk melaungkan azan....

Sehingga Umar....berteriak keras..memecah kesunyian...
"Sesiapa yang mengatakan Muhammad sudah wafat..akan kupukuldirinya....
Demi Allah....Muhammad pasti akan kembali...." ...
dia terus-menerus berteriak...
dengan mata merah berkaca-kaca. .
mundar-mandir di luar kamar mulia itu....
menghunus pedang...
aksi yang menambahkan sebak bagi hati-hati yang sedang merundung kehilangan cahaya.....

Sehingga...

"Duduklah hai Umar...
tenangkan dirimu..."...Lalu dengan penuh wibawa Abu Bakar menyambung bicara...

"Barangsiapa menyembah Muhammad ,maka sesungguhnya Muhammad telah wafat..
tapi barangsiapa menyembah Allah,sesungguhnya Allah itu kekal....!!!
"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul.Apakah jika dia mati atau terbunuh kalian akan berpatah balik ke belakang?Dan barangsiapa yang berbalik ke belakang,maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikit pun. DanAllah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur"(Ali-Imran: 144)

Umar jatuh terduduk...
berdenting pedang jatuh dari gengaman....
dengan linangan air mata...
dituruti satu persatu ayat yang diucapkan oleh Abu Bakar....

kemudian para sahabat yang lain turut membaca danmengulang-ngulang ayat tersebut..
seolah- olah ia menjadi penawar mujarab kepada luka yang ditinggalkan oleh pemergian baginda Rasul....

Bumi Madinah bermuram durja...
dan ia adalah tempoh kabung yang maha lama....
Bilal meminta izin untuk membawa diri jauh dari Kota Cahaya...
alasannya kerana tidak tertahan menanggung kerinduan...
setiap jengkal tanah kota itu memberi kenangan abadi bersama Rasulullah...

sehingga ketika Umar menjadi Khalifah...diutusnya Bilal agar segera kembali lagi ke Madinah....

"Pulanglah sahabatku Bilal...
jasad baginda pasti merindui lantunan suaramu melaungkan azan...
dan kami juga tidak tertahan dengan siksaan kenangan itu...
pasti dikau masih ingat...
bagaimana ketika baginda Ar-Rasul keletihan dengan tugasan dakwah dan jihad....
lantas Yang Mulia..akan meminta darimu...
Hai Bilal..rehatkan lah kami dengan solat...
dan waktu solat itulah benar-benar memberi kerehatan sempurna bagi tubuh lelah baginda..."

Berderai air mata Bilal membaca warkah dari teman terbaiknya itu.....
lantas segera langkah diatur menuju kembali ke Kota Cahaya...

Penduduk Madinah gempar...
suara Bilal bergema gagah memenuhi ke segenap ruang Kota Madinah...
suara yang mengembalikan nostalgia ketika bersama baginda tercinta...
penduduk berduyun-duyun menuju ke arah datangnya suara....

namun suara itu tidak bertahan lama....
sebaik tiba di kalimah ... 'Waasyahaduanna muhammadar rasululluah....'
Bilal terhenti panjang.................
dia menoleh kepada Umar...
dan perlahan-lahan berkata...
"Maaf..aku tak berdaya......."
Dan Umar tertunduk memandang ke bumi....
kerana dia juga sangat mengerti akan bahasa cinta yang tak mungkin terungkap dengan kata-kata......

RAMADHAN 1431H

..Ya Allah, masih adakah lagi kecintaan seperti itu untuk KekasihMu dalam hati ummat islam pada abad ini....

Terlalu jauh kita dipisahkan oleh rentang waktu yang luas ..
Ya Rasululluah....dan di celah-celah jatuh bangunnya peradaban manusia....
kami tanpa sedar merelakan..
keasyikkan duniawi bertamu di hati sehingga ia menjadi kecintaan y digila-gilakan manusia sejagat...

Kita memberi alasan..bahawa dunia realiti adalah dunia yang berhajat kepada kemilauan  material....
sedang kita lupa bahawa itu semua adalah ilusi...
kerana pilihan untuk bagaimana kita mendefinisikan hidup ini adalah ditentukan oleh kita sendiri...

Hari ini...Ramadhan datang lagi....

ia telah datang sebanyak 1431 kali semenjak diturunkan oleh titah Ilahi...
ia seperti hamba yang maha taat..
sentiasasetia mengunjungi. ..
seolah- olah  sebagai wakil pengganti daripada Nabi untuk menjaga ummat ini..
dengan pintu rahmat..dan keampunan yang mencurah-curah...
lambang kasih sayang yang tidak pernah berbelah bahagi.........
Bahagialah bagi jiwa yang mampu merasai sapaan cinta Nabi di sebalik kehangatanmentari....
Merdekalah bagi hati yang sepenuhnya menyerah ke ribaanIlahi..
di waktu sepi malam hari...
Dan berjayalah bagi mereka yangmemasuki madrasah Ramadhan ini...dengan misi untuk menjadi hamba Rabbani....

Ya Allah...
Rahmatilah setiap dari kami dengan keikhlasan untuk benar-benar mentaatiMu dengan sebenar-benar ketaatan...

dan sampaikanlah salam kerinduan kami kepada Baginda Mulia...Muhammad saw....Allahumma Amin...

ukhti Rokiah,
5.31pm
Sg Chin-Chin,Gombak

Tuesday, August 10, 2010

akhawat sejati dilihat Tuhannya

Duhai akhwat idaman, dimanakah kau kini berada? Aku heran, mengapa kini aku terlalu sering menemukanmu dimana-mana, apakah kau tak lagi menjadi idaman para pengidam kesucian, tak lagi special, bak bidadari syurga yang hadir di bumi, tak pernah tersentuh jin dan manusia.

Tak kubayang, akhwatku hilang, tak lekang, dimakan zaman yang garang. Dulu kau tak terlihat, tapi aku tak perlu mencari-cari dirimu. Karena aku yakin kau ada, seperti keyakinanku beriman kepada yang ghoib. Semakin ghoib, semakin indah, semakin beriman. Wuih. Subahanallah.

Tapi kini kau tak lagi ghoib, kau begitu menyebar, kau begitu visual, kau begitu petah, sehingga justru aku kehilanganmu di antara kerumunanmu.

Terlihat tapi tak terlihat, tak terlihat tapi terlihat.

Duhai akhwatku, yang cantik menawan iman. Ketahuilah bahwa semakin ghoib dirimu maka semakin besar energi dirimu, sehingga semakin besar kualiti keakhwatanmu, maka semakin aku merindukanmu.
Kami menyayangimu. Sayang sekali jika kau tak menyayangi dirimu sendiri lagi; dalam kekhawatiranmu yang berlebihan pada Tuhan.

Ku tahu kau berhijab dalam hizibmu. Tapi mengapa harus kau lupakan inti perjuanganmu, apakah karena hizibmu tidak lagi tegas padamu. Apakah identitimu harus bergantung pada identiti hizibmu yang mulai teragu?

Ku yakin, kau tahu bahwa kau bagai perhiasan di mata ikhwan atau kawan. Dan karakter dari perhiasan adalah butuhnya sebuah atau banyak perhatian. Yang memperhatikan nikmat, yang diperhatikan bahagia. Dan biasanya perhiasan eksklusif berkarakter : diam, tersembunyi, dijaga ketat, personal & privacy, dan hanya orang-orang yang sudah menunaikan akad “jual beli” yang boleh memakainya. Kecuali perhiasan murahan, tak perlu akad spesial pun sudah bisa dipakai siapapun …. lalu menjadi manusia terbuang…
na’udzubillahi min dzalik.

Duhai akhwat budiman kekasih ikhwan beriman, perhatikanlah bahwa kau adalah perhiasan terindah. Bisakah kau bayangkan, bahwa perhiasan itu “diam”nya saja sudah indah dan menggoda. Maka apa yang terjadi jika engkau pun bergerak – kesana kemari- sehingga mata ikhwan memandangmu, sengaja tidak sengaja, sebab syaitan itu cerdas dan bebas. Sedangkan ikhwan itu cerdas tapi terbatas. Karena ikhwan itu terbatas, maka kau harus membatasi diri dari pandangannya, agar syaitan usahanya pun terbatas menggoda manusia beriman, akhwat dan ikhwan.

Kuharap kau lebih banyak diam yang penuh gerakan, daripada gerakan yang membuat ikhwan terdiam. fahamkah maksudku? Kau begitu indah untuk tidak diperhatikan, perhiasan itu begitu banyak yang memperhatikan, kadang saling bersaing antara satu perhaiasan dengan perhiasan lainnya, bersaing untuk diperhatikan… tentu saja karena adanya perhatian. Perhatian hadir karena adanya sumber perhatian dan adanya yang memperhatikan.

Fokus dakwah pun kadang berubah, bahasan bab menikah dan poligami lebih menjadi perhatian daripada bagaimana cara memperjuangkan dakwah ini, dan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah, Ilahi Robbi?

Duhai akhwat, kau bukan syahwat; ku tak menyalahkanmu, tapi marilah mulai hari ini sama-sama kita mengambil porsi yang tidak melampaui suci. Sebab akhwat itu wanita, dan wanita itu makhluk indah sejati yang penuh perasaan, maka perlu diberikan banyak batasan. Agar perasaannya tidak meluap dan tumpah di sembarang nyawa. Jika satu atau dua batasan sudah mulai dianggap tak membatasi, maka berkhawatir dirilah jika engkau kesulitan mengontrol perasaanmu yang agung itu….

Wahai akhwat sejati, bukanlah karena cantikmu engkau diperhatikan, tapi karena diperhatikanlah engkau menjadi cantik. Berterimakasihlah kepada orang-orang yang memperhatikanmu, dan bersyukurlah kepada Allah agar DIA tetap memperhatikanmu. Kalau Allah yang memperhatikanmu, maka para ikhwan beriman pun insya Allah tak sungkan tuk memperhatikanmu. Tapi kalau perhatian manusia yang engkau kejar, maka kemanakah kau tempatkan perhatian Tuhanmu, dari hatimu yang agung, wahai calon ibu, wanita yang paling perhatian….dan butuh perhatian. Harus diperhatikan.

Wallahu alam

Sunday, August 8, 2010

tidak harus terus begini...

Kadang-kadang otak buntu, tidak dapat memberi jawapan kepada setiap teka teki yang datang. Fikiran di luar kawalan. Hati mulai memberontak ingin berehat dari jalan para pejuang. Letih! Kerja bertubi-tubi datang, tanpa sempat memohon di tangguhkan, ia datang lagi dan terus bertambah dari hari kehari. Karenah manusia bermacam-macam ragam, merajuk perlu di pujuk, lemah harus dikuatkan, menangis patut didiamkan, salah wajib dinasihatkan, yang enggan teruskan berdampingan. Masalah umat juga jadi sebahagian tumpuan, apa khabar umat? Apa masalah mereka? Apa tugas untuk bantu mereka? Wah! Kerja apa ini? Satu dunia harus diperhatikan. Perdana menteri juga tidak sepening ini. Meski sang menteri letih, tidak akan sama dengan keletihan yang dia alami. Letih mereka di hias permata duniawi, di hampar karpet merah penyanjung diri, dihidang santapan memenuhi setiap inci meja segi, di ubati dengan wang memenuhi poket sendiri..


Tapi dia? Apa yang dia dapat? Berkorban di jalan penuh onak, di hamparkan karpet penuh duri, dihias dengan cacian mereka yang buta dan tuli, ikat perut, poket kosong, penat, perlu pandai kawal emosi dan terkadang harus faham diri orang lebih.. dia mengeluh lagi..

“PENAAAAAAAAAATTTT! !!! AKU INGIN REHAT!! WAHAI SAHABAT CUKUPLAH BERIKAN AKU TUGAS! MENGAPA HARUS AKU YANG AJAK ORANG, MENGAPA HARUS AKU YANG BUAT LAPORAN? MENGAPA HARUS AKU YANG SEDIAKAN ITU DAN INI..AKU SUDAH TIDAK LARAT!”



Dia menangis dalam diam. Teresak dalam kesepian. Terlalu letih tubuh kecilnya menanggung setiap bebanan ini. Tidak fahamkah mereka dengan kepenatan ku ini? Wahai Allah, mengapa aku yang KAU pilih?? Dia menangis dan terus menangis. kepadaNYA di bisikkan rintihan,memohon kekuatan “ ya Allah tunjukkan aku..bimbinglah. .dan sedarkanlah aku..penyakit futur menimpa iman ku..” sangat sakit rasanya menghadapi masa kefuturan, kondisi iman menurun.. tatkala hati mengatakan ini dosa, jasad tidak mampu berbuat apa-apa. Ketika iman membisikkan ini pahala, maka nafsu memalaskan segala tindakan! Sangat perit suasana itu. Namun dia cepat tersedar, semia ini tidak haru dilayan! Bukankah cita-citanya membangunkan umat yang sedang lena, membakar semangat pemuda habis lencun disimbah air kencing hina dunia..



“AKU HARUS TERUS BERTAHAN! INI SEMUA UJIAN DARI ALLAH. MENGAPA AKU HARUS MALAS, BUKANKAH INI JALAN PARA NABI-NABI KU. BERUNTUNGNYA DIRI, ALLAH MEMBERI ANUGERAH INI. LETIH YANG MENGUNDANG PAHALA KEKAL ABADI”



Jadi apa sebenarnya yang memenatkan? Apakah bosan dengan hidayah Allah? Apakah rasa hebat hingga mampu berdiri sendiri tanpa bantuan Allah? Apakah sudah cuka kaya untuk membalas segala nikmat Allah? Tidak malukah untuk meninggalkan pekerjaan membantu agama Allah. Hentikanlah mengatakan penat, kerna Rasulullah juga seorang suami, seorang ayah, ketua Negara, hakim, penyampai risalah, mana mungkin tidak merasa kepenatan. Iman dan cinta pada syurga menjadikan diri Baginda hebat..



Wahai diri yang letih dalam brdakwah, ini bukan tempat rehat kita..kita ada tempat rehat yang lebih nyaman di syurga nanti..letihkan diri di dunia untuk kerehatan abadi bersama Rasulullah.. pesan motivasi dari Allah, Tuhan kita “BERSABARLAH DAN KUATKANLAH KESABARANMU”



Cek iman mu, kerana lemahnya iman punca segala kemalasan, mudahnya syaitan akan membisikkan kata-kata tajam yang bakal merobek segala keazaman. Perhatikan perlakuanmu. Kerna andai diri bersalut dosa, pasti hati bersalut kotoran hitam, hingga lupa hati pada misi besar fizikalnya, lalai hati dari zikirnya pada sang pencipta, lupa hati bahawa ruh ini akan kembali pada Tuhannya..



Tuhan Kuatkan kami dijalan para Rasulmu..amin. .

-ukhti Ramlah-

Friday, August 6, 2010

ajarkanlah ku bagaimana ingin merasa CINTA itu

"Semakin sedikit hal yang harus dikerjakan seseorang, semakin sedikit pula waktu yang dimilikinya untuk mengerjakannya."(Ahli Hikmah)

Imam Syahid Hassan Al Banna melanjutkan pelajarannya di Darul Ulum, sehingga beliau terpaksa berpindah ke Kairo. Di samping itu beliau harus bekerja di berbagai tempat di antaranya adalah kiosk sayuran untuk memenuhi keperluan keluarganya. Tentu sahaja pekerjaan itu sangat melelahkan beliau sehingga tidak mendapatkan waktu untuk mengulang pelajarannya. Ketika tiba masa ujian masuk Darul Ulum beliau mendapati tuntutan hidup yang sangat mendesak dan menyisakan waktu untuk beliau guna mengulang pelajarannya, sehingga beliau mengadu kepada Allah Yang Maha Mengetahui bahawa beliau tidak pernah menyia-nyiakan hak-Nya sedetik pun. Beliau menuturkan, "Pada malam ujian aku tertidur, ternyata aku bermimpi sebagaimana orang lain bermimpi. Aku bermimpi melihat  seorang yang menolongku seraya berkata,"Lihatlah ke arahku", lalu aku pun melihat ke arahnya, ternyata ia sedang memegang buku materi ujian yang hendak diujikan esok hari, ia membuka buku itu pada halaman tertentu dan mengisyaratkan kepadaku agar membacanya. Selesai membaca halaman ini ia membuka halaman yang lain lalu memerintahkan aku agar membacanya sampai selesai dan akhirnya ia menutup buku tersebut dan meninggalkanku. Esok harinya aku mendapati diriku telah hafal semua yang telah aku baca-sudah menjadi tabiatku selalu hafal apa yang telah aku baca. Lalu aku memasuki ujian, ternyata soalan-soalan ujian semuanya itu dari materi yang aku baca dalam mimpi. Peristiwa ini terus berulang setiap malam ujian sehingga ketika hasil ujian diumumkan akau menempati ranking pertama dan alhamdulillah." (Ahdats Shana'at Tarikh :47)

Dipetik dari: 30 pesan Spritual Ramadhan(_~20~Ramadhan dan Logika Kesibukan)

entry ini di salin kembali d sini bukanlah untuk mengajak kita untuk tidak berusaha dan hanya mendoakan keajaiban berlaku tanpa mletakkan sebarang usaha untuk menguasai i'lmu mahupun mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan ini.

sebagai pelajar, tanggungjawab kita wajib berusaha sedaya upaya. 
belajar d universiti itu adalah amanah dari ibu dan ayah, keluarga, amanah dari universiti, amanah diri sendiri. 
 cuma, dalam keterbatasan kita di banyak perkara yang mengekang, moga entry ini dapat mengubat sedikit hati.
saudaraku,
mungkin cinta ku tidak lagi besar sebesarnya untuk dakwah.
kerna, masih sering ku mengeluh.
selalu jua ku merungut.
dan hari ni, ku buat hal lagi.
teruknya!
Astaghfirullahala'zim..


 what a bad moment y buat ku amat2 malu pd mereka dan ALLAH!

saudaraku,
jangan pernah bosan denganku.
jangan pernah lelah mentarbiyah dan bersabar dengan kerenahku
kerna, ku ingin merasa cinta seperti mana kalian rasa.

sungguh hairan ku dengan kalian, 
kalian sungguh sungguh berbeza dari sekian banyak manusia
kalian sungguh meletakkan mahu itu melebihi rasa mampu kalian
kalian buat diriku merasa takjub amat.

ku ingin bersama kalian hayat hidup ni, 
dan hayat akan datang.
ku tidak mengerti banyak hal.
tp ku janji akan mempelajari satu persatu.
ku ingin merasa the ultimate feeling of in love! 
ya Allah, ku mengerti,Kau takkan uji ku melebihi batas mampu dan sanggupku,
ya Allah, bila memang Kau ujiku, ku percaya dan yakin, Kau sayang padaku
ya Allah, lindungilah diriku dari yang menjahati dan menzalimi diriku
ya Allah, lindungilah diriku dari segala anasir yang menjauhkan Kau dariku
biarlah perlindungan-Mu mengalir selagi darah ini terd us Kau izinkan mengalir dalam sebatang tubuh yang hanya mulia dengan Islam ini.

Allah Engkau dekat, penuh kasih sayang.
syukran ya Rabbi. Jazakillah semua saudara2 seiman ku.


Friday, July 23, 2010

Gangster Ekonomi Yahudi :: Kini di Malaysia

Setelah sekian lama membiarkan Malaysia dikuasai penjajah-penjajah Freemason UK, kini pada tahun 2010 barulah bapa segala konspirasi Yahudi antarabangsa, House of Rotshchild membuka pejabatnya di Kuala Lumpur.

Ketibaan raksasa konspirasi di Malaysia ini adalah kesinambungan dari pengumuman Perdana Menteri Malaysia yang memberi kebenaran kepada agen Rothschild iaitu Goldman Sachs Bank untuk membuka pejabatnya di Kuala Lumpur buat pertama kali.

Di dalam laporan yang dikeluarkan oleh FinanceAsia, ia menyebut Datuk Seri Najib tun Razak telah mengeluarkan lesen kepada bank Yahudi ini pada 8 Disember 2009 sebagai isyarat membenarkan pembukaan cawangannya di Malaysia.

Walaupun di dalam laporan tersebut menyebut bahawa Goldman Sachs hanya dibenarkan menguruskan institusi kewangan (yang berkaitan Malaysia) di luar negara tetapi pembukaan pejabatnya di sini sudah memberi spekulasi ekonomi yang kritikal dikalangan para pelabur tempatan.

Penjenayah Ekonomi Antarabangsa

Goldman Sachs adalah individu yang disyaki menaja perang Israel-Palestin pada 2008 lalu (kami namakan ia Perang Konspirasi Dajjal). Kesemua konspirasi-konspira si teoris barat seperti Texe Marrs, Alex Jones, David Icke, Jeff Rinse dan lain-lain bersetuju sebulat suara bahawa perang tersebut didalangi oleh keluarga Rothschild melalui agennya Goldman Sachs Group.

Kini bank penjenayah utama antarabangsa dibawa masuk dengan mudahnya oleh kerajaan Malaysia melalui lesen yang dikeluarkan oleh Malaysia Security Commission (MSC).

Apa yang lebih menyakitkan ialah apabila Lye Thim Loong dari Avenue Investment Bhd. Mengatakan,

“It’s good for Malaysia, Goldman is a good premier name, so it will add some spice to the market.”

Goldman Sachs adalah Pembuat Keputusan Ekonomi Amerika

Apakah kerajaan Malaysia tidak sedar bahawa kejatuhan ekonomi Amerika pada September 2008 yang bermula dengan Lehman Brothers adalah perancangan Goldman Sachs di Amerika?

Apakah profesor-profesor ekonomi di IPT-IPT di Malaysia tidak meneliti laporan-laporan audit dan kenyataan-kenyataan billionaire- billionaire Yahudi dalam Bloomberg, CNN, CBS dan forum-forum ekonomi antarabangsa?

Apakah penganalisis- penganalisis yang dijemput berceramah dalam forum-forum ekonomi dalam televisyen tidak sedar bahawa Timothy Geithner (bekas Pengerusi Federal Reserve Bank) adalah orang suruhan Goldman Sachs?

Adakah mereka-mereka di atas tidak sedar bahawa bank paling kaya di dunia adalah Goldman Sachs bukannya bank-bank di China, Jepun dan Eropah seperti yang diwar-warkan oleh Majalah Forbes?
Adakah mereka-mereka di atas juga tidak sedar bahawa maksud ‘kekayaan’ yang sebenar bukannya dinilai pada carta top ten keluaran majalah Forbes tetapi ia bermaksud ‘Siapa Paling Berkuasa”?

yahudi_gangster2.jpg
(Dari kiri) Lloyd C. Blankfein (Goldman Sachs), Kenneth Chenault (American Express Group), Kenneth Lewis (Bank of America) dan Ed Yingling (Presiden Persatuan Bank-Bank Amerika).

Keempat-empat orang di atas adalah individu yang bertanggungjawab melobi kemenangan Barrack Obama sehingga menjadi presiden dan akhirnya Obama akan mengikut plan ekonomi yang diputuskan oleh empat Yahudi ini dalam waktu-waktu yang dirancang.

Penganalisis Ekonomi di IPT Perlu Aktif

Sepatutunya tugas menghujahkan isu ekonomi seperti ini perlu dipertanggungjawabk an kepada para pensyarah dan profesor-profesor ekonomi melalui blog-blog peribadi mereka. Mereka tidak boleh hanya menyebarkan nota-nota kuliah sahaja tanpa mempamerkan kehebatan sebenar dalam bidang mereka.

Para pensyarah-pensyarah sepatutnya lebih pro aktif di dalam bilik kuliah bagi menyebarkan permasalahan- permasalahan ekonomi di Malaysia dan antarabangsa. Penyebaran dan perbincangan isu-isu itu boleh menimbulkan mahasiswa yang berfikiran kritis dan analitik.

Isu kemasukan Goldman Sachs di Malaysia bermula awal tahun 2010 ini perlu dihebah dan dibahaskan di kelas masing-masing secara drastik. Mahasiswa-mahasiswa ekonomi perlu didedahkan ilmu cara membezakan pelabur ekonomi dan penjenayah ekonomi.

Kemasukan Goldman Sachs ke Malaysia juga sangat mengecewakan pelabur-pelabur tempatan kerana di dalam dunia saham dan ekonomi, Goldman Sachs dianggap sebagai Gengster Ekonomi yang boleh mengugut sesiapa sahaja bagi mengikut dasarnya hatta kerajaan sekali pun.

Kehadiran Goldman Sachs ke Malaysia dalam suasana ekonomi dunia yang tidak memberangsangkan kemungkinan berkaitan dengan keputusan agen-agen Yahudi Zionis yang terlibat dalam mesyuarat Bilderberg 2009 lepas.

Walaupun sebenarnya Goldman Sachs sudah menguasai saham-saham beberapa syarikat besar di Malaysia beberapa tahun dahulu namun pembukaan pejabat rasmi di Kuala Lumpur adalah titik tolak kepada permulaan empayar konspirasi yang sebenar.

Kesimpulan

Harus diketahui bahawa keluarga Rothschild sekarang tidak lagi menggunakan istilah ‘Rothschild’ dalam pembinaan penguasaan empayar ekonominya di peringkat dunia. Nama itu sudah menjadi klasik dan sejarah keluarganya dan ia sudah dikecam diperingkat antarabangsa melalui pendedahan pelbagai kes-kes konspirasi.

Kini keluarga Rothschild menjalankan aktiviti konspirasinya melalui bank-bank pelaburan yang mempunyai sejarah tersendiri yang walaupun pada dasarnya tidak kelihatan berkaitan dengan Rothschild tetapi hakikat yang sebenarnya ialah ia dikuasai sepenuhnya oleh keluarga Rothschild dalam kaedah yang sangat licik dan sistematik.

Cawangan pejabat organisasi Rothschild di Malaysia sudah lama di daftarkan di alamat berikut;

Tingkat 29, Menara UBN, Jalan P.Ramlee, 50250 Kuala Lumpur. (No. Tel: 03-2687 0966)

Tetapi apabila Goldman Sachs (cawangan Bank Rothschild) membuka pejabat barunya di Kuala Lumpur kelak, tidak dapat dipastikan adakah mereka akan menggunakan alamat yang sama seperti di atas atau sebaliknya. Kemungkinan juga Goldman akan menggunakan cara APCO Worldwide memasuki Malaysia iaitu dengan cara menggunakan alamat pejabat Mind Team Sdn Bhd di Midvalley, Kuala Lumpur serta beroperasi di pejabat yang sama.

Tuesday, July 20, 2010

cinta VS redha

Disaat kita berpisah dengan seseorang yang kita cintai dan mencintai kita, mungkin akan muncul pertanyaan

"kenapa Allah menghadirkan rasa ini, jika kemudian harus berpisah?".
Kemarin adalah hari dimana saya melihat (untuk kesekian kalinya) bagaimana seorang wanita menangis sedih karena harus berpisah dengan lelaki yang dicintainya, kematian yang mendadak.

Ya, kenapa Allah sang Maha Pencinta memberikan kita kesempatan merasakan cinta?...
Karena, Alloh ingin memberitahukan akan makna cinta sejati dan memberikan kepada kita sebuah rasa yang lebih besar dan lebih kuat daripada itu.
Rasa itu adalah Ridho.

Menurut Syech Abu al-Abbas al- Mursi (guru Ibnu Athoillah), cinta adalah rasa yang akan membuat kita diliputi kerinduan yang dahsyat. Cinta membuat kita selalu ingin melihat dan selalu berhubungan dengan kekasih kita.

Berbeza dengan ridho, ridho adalah keadaan dimana kita selalu berlapang dada dengan segala yang telah ditetapkanNya. Keadaan ini akan membuat kita menjadi mengerti dan mampu menjalankan keinginan Allah.

Berpisah dengan seseorang yang kita kasihi memang sangat mengguncang hati, tetapi...yakinlah Allah selalu memberi yang terbaik bagi kita,

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Hidup ini tidaklah berjalan seperti lingkaran yang kejadiannya akan terjadi secara berulang dan sia - sia, hidup ini berjalan seperti garis lurus, setiap kejadian di desain oleh Alloh untuk membuat hati kita semakin utuh dan mantap dalam berpasrah kepadaNya. Gesekan hidup dan ujian yang ada secara bertahap akan membuat kita semakin sadar dan mampu mengenal diri dan mengerti tugas kekhalifahan. Kenapa kita terlahir pada keluarga seperti ini, dengan keadaan seperti ini, bertemu dengan orang-orang yang saat ini menjadi teman kita, bekerja di tempat ini.

Setiap pertanyaan ada jawabannya, temukanlah.

Semoga Allah selalu membimbing kita. Aamiin

sumber asli : http://andoria.cybermq.com/post/detail/12270/cinta-vs-ridho

Monday, July 19, 2010

belajar menstabilkan hormon

dulu, saya fikir saya sahaja y tidak siuman kerana sering mengalami keadan seperti ini. tetapi selepas bersara dari dunia remaja dan mula beransur tua, saya tersedar yang ia suatu perkara biasa yang sering menimpa anak muda. pergaulan saya bersama anak-anak muda di universiti, sering mendedahkan saya kepada cerita tentang depresi mereka dalam pelbagai bentuk

ada y kerana cinta
ada y kerana pelajaran
ada yang kerana dakwah

malah ramai juga yang tidak pasti apa sebabnya... seperti saya.

mungkin hormon belum seimbang dan gangguan emosi menjadi kebiasaan

"carilah satu dunia asing.... untuk kamu keluar dari diri kamu yang sudah rapuh dan kering itu.
basahkan kembali dengan bersunyi-sunyi dengan Allah
samaada di tikar sejadah
atau hamparan bumi dan alam yang tekun dengan zikrullah, "
itu nasihat saya

carilah damai untuk diri sendiri.khususnya buat anak muda berjiwa dai'.
yang sering hidupnya berfikir tentang orang lain
hingga lupa kepada perlunya diri dibelai damai oleh minda, emosi dan spiritual yang kemas antara diri dan Ilahi....
hanya kamu dan Dia.... tiada yang ketiga.

selamat mencari damai dan tenteram jiwa, wahai anak muda!

- Secangkir Teh Pengubat Letih, m/s : 8-9
Ustaz Hasrizal-


ku tujukan entri ini untuk seorang akhawat yang sangat ku sayangi dan sentiasa ku rindui.
dia sungguh baik, cuma terkadang, dia kerap mengatakan padaku,
"ana terukkan, selalu je ingin bersendiri tiba2"
dan matanya sayu. menangis dari dalam.

ukhti, ku tau, dirimu penat. penat dengan amanah dari Allah. tapi, ku bangga, kerna penatmu itu adalah semata untuk Islam.

bersendiri bersama Allah itu, makanan asasi seorang dai'.


sebelum cuti semester 3 bermula hari tu, kerap ku tuturkan pada diri sendiri

'rindunya ana pada kelantan.
rindunya kat abang, kakak ipar, anak-anak buah..
rindunya pada air terjun yang sejuk...
rindunya nak berkelah...
rindunya pada sepupu, makcik, pakcik...

ku penat merindui semua itu ya Tuhan

cuti semester 3 bermula selama tidak lebih 2 minggu ku di Kelantan

hebat sungguh Allah,mengabulkan kesemua harapan dalam imaginasiku sebelum lena di malam hari di UIA.

semua aktiviti yang ku impikan tu, tercapai.

bermalam di Jeli bersama mereka semua.

mandi air terjun...

dan semuanya...

terubat, pulih segala perasaan yang dijeruk, dipendam.

walau tidak layak mengatakan diri seorang dai',
tapi ku tetap ingin berfikir dan bergerak istiqamah seperti karakter itu.

Allah is Very Ar-Rahman!